Cara Sederhana Untuk Menstimulasi Anak

Tahukah Anda jika bayi berumur 3 bulan sudah bisa mengenali orang di sekitarnya? Pandangannya mulai fokus pada benda yang ada di hadapan matanya. Eye contact juga sudah terbentuk dan akan memperhatikan. Selain itu, di umur ini bayi mulai konsisten melakukan babbling dan bergerak aktif. Hal ini diharuskan untuk melakukan stimulasi bayi 3 bulan.

Ternyata tidak sulit menstimulasi anak

Cara stimulasi bayi 3 bulan cukup mudah yaitu dengan melakukan permainan seperti ci-luk-ba atau meletakan mainan yang aman di atas bayi. Hal ini untuk merangsang penglihatannya dan mengajarkan ia mengenal benda-benda di sekitar sambil sesekali menyebutkan nama benda tersebut. Latihlah eye contact dengan bayi supaya ia bisa fokus dengan lawan bicaranya sambil sesekali ajak bicara, terlebih saat bayi melakukan babbling.

Selain itu, Anda bisa menggunakan lagu-lagu seperti Satu-Satu dengan mengganti liriknya sesuai dengan panggilan yang Anda kehendaki, misalnya kata “ibu”, “ayah” diganti dengan kata “mama” dan “papa” agar anak bisa mengenali kata-kata tersebut. Bisa juga dengan lagu-lagu tentang anggota badan yang bisa Anda lakukan dengan menunjuk anggota sesuai namanya. Hal ini bisa menstimulasi pendengaran bayi.

Di samping bernyanyi, Anda juga bisa bercerita mengenai dongeng. Tentunya dengan intonasi yang baik dan benar supaya cerita tersampaikan dan bayi merespons dengan jenis-jenis nada dan intonasi. Mainan yang menghasilkan bunyi juga berguna untuk merangsang pendengaran bayi. Jika tidak ada Anda masih bisa menghasilkan bunyi dari apa pun.

Kenalkan bunyi pada anak supaya pendengarannya terlatih, namun jangan terlalu berlebihan dalam membunyikan sesuatu. Perlahan namun bisa membuat bayi memperhatikan. Pada masa ini bayi juga mengalami perkembangan gross motor. Saraf motorik anak sedang dalam perkembangannya. Rangsanglah dengan memangku bayi jika leher bayi sudah kuat menopang kepala. Jika belum, maka lakukanlah 4 posisi tengkurap bayi.

Stimulasi bayi 3 bulan  bisa Anda lakukan secara rutin agar perkembangan anak semakin berkembang baik penglihatan, pendengaran dan lain sebagainya. Amati reaksi-reaksi yang ditunjukkan oleh bayi ketika distimulasi, semakin berkembangkah atau tidak. Lakukan secara berulang-ulang dan konsisten.

Related posts:

Comments are closed.