Khasiat Bunga Pisang Atasi Hipertensi

Hipertensi adalah penyakit mematikan yang memiliki ranking atas atau rating tinggi. Hipertensi dapat diderita oleh semua orang termasuk anak muda. Hampir sebagian besar memiliki penyakit ini. namun ada perbedaan yaitu tingkat hipertensinya. Ada yang baru merasakan terkena hipertensi dan rutin periksa serta menerapkan pola hidup yang baik sehingga hipertensi tidak jadi menyerang. Ada juga yang memiliki hipertensi yang sudah dalam stadium tinggi, sehingga ia akan mengonsumsi obat-obatan secara terus-menerus dan tidak lari dari obat kimia. Anda yang tidak memiliki penyakit ini tentu harus bersyukur. Bagi Anda yang memiliki penyakit ini, sekarang tidak perlu khawatir karena ada solusi yang bisa mengatasi untuk menurunkan kadar hipertensi Anda yaitu dengan bunga pisang.

Turunkan Kadar Hipertensi Dengan Bunga Pisang

Apakah Anda pernah mendengar nama bunga pisang yang biasa disebut ontel? Bagi orang Jawa tentu tidak asing. Bagi Anda yang di luar Jawa, ontel adalah bunga pisang. Artinya calon buah pisang yang sudah tidak bisa berkembang menjadi pisang. Di desa-desa, tanaman ini sangat banyak. Namun karena sudah terbiasa, maka banyak yang mengabaikan khasiat dari bunga pisang ini. Bunga pisang alias ontel ini dipercaya dapat menurunkan hipertensi, walaupun sifatnya bukan menyembuhkan, namun bisa menurunkan dan tidak membuat Anda cepat emosi ataupun pusing. Dalam mengonsumsi bunga pisang, bisa dibuat sayur, gudeg ontel, lodeh. Memang belum banyak yang mengonsumsi, di samping tidak bisa mengolahnya, karena tidak tahu.

Bunga pisang ini semua bisa dimanfaatkan, kecuali bunga pisang Ambon. Cara memasaknya pun ternyata cukup mudah lho. Pertama, bunga pisang harus diiris terlebih dahulu dengan kecil-kecil, dan di bawahnya harus ada airnya, sehingga nanti bunga pisang tidak berubah warna menjadi biru. Setelah itu, Anda harus mencucinya terlebih dahulu dan merebusnya. Setelah dikira matang, kemudian di cuci dan ditiriskan. Nah, Anda kemudian bisa mengkreasikan masakan Anda. Bisa juga dikonsumsi setelah direbus, dan dimakan dengan sambal. Mengonsumsinya pun tidak harus setiap hari, bisa juga seminggu sekali. Jika Anda mengonsumsinya dengan rutin, maka kadar hipertensi Anda akan menurun. Di samping itu, pola makan Anda juga harus diatur, dan mengurangi rasa asin pada masakan.

Related posts:

Comments are closed.