Panduan Mencanting Batik yang Tepat

Materi seni budaya kelas 10 sebenarnya sama dengan materi untuk kelas 9 alias SMP kelas 3. Salah satu materi yang nantinya akan diajarkan adalah mencanting batik. Batik merupakan pakaian yang menjadi ciri khas bagi bangsa Indonesia. Bahkan sekarang sudah setiap kantor menggunakan batik sebagai pakaian resmi ketika bekerja, terutama di hari Jumat. Sekarang pengrajin batik pun bertambah, begitu pula dengan koleksi motif yang disediakan.

Langkah dalam Membuat Batik Berkualitas

Sebelum memulai pembuatan batik, maka Anda perlu menyiapkan beberapa bahan serta peralatannya terlebih dahulu. Pertama, siapkan kain mori. Untuk kain mori dapat berbahan katun ataupun sutera. Kedua, pensil untuk menggambar desain batiknya. Namun sekarang ada banyak batik cap, sehingga lebih mudah pembuatannya. Namun biasanya batik cap memiliki motif yang pasaran, sehingga tidak dapat dikatakan berkualitas.

Jika ingin yang berkualitas, buatlah batik dengan motif berbeda. Kemudian yang harus disiapkan selanjutnya adalah canting. Canting ini digunakan untuk menaruh lilin di atas kain motif. Canting terbuat dari bambu dengan ujung yang lancip. Peralatan yang terakhir, Anda perlu menyiapkan gawangan. Gawangan ini digunakan untuk mencantelkan kain mori, panci berisi lilin panas dan juga kompor. Untuk langkah pembuatannya seperti berikut :

  • Membuat desain batik

Dalam materi seni budaya kelas 10, langkah utama dalam membuat batik yaitu menggambar di atas kain mori. Untuk menggambar, Anda dapat mengkreasikan sendiri sampai menemukan gambar terbaik. Anda juga dapat coba menggambarnya di atas kertas biasa dahulu, jika sudah dapat langsung dijadikan contoh untuk gambar di atas kain mori. Gambarlah menggunakan pensil agar dapat dihapus.

  • Melapisi gambar dengan canting

Langkah kedua, setiap garis yang sudah tergambar di atas kain mori harus dilapisi dengan canting. Fungsinya agar gambar tidak terkena warna ketika akan di celupkan ke pewarna. Inilah yang menjadikan batik memiliki beragam warna. Dalam proses ini diharapkan selalu berhati-hati karena lilin panas tersebut sangat berbahaya jika sampai terkena kulit.

  • Melakukan plorot

Langkah terakhir membuat batik yaitu plorot. Plorot merupakan proses perebusan agar lilin cair yang telah diterapkan di atas kain mori dapat meluntur dan gambar yang telah digambar akan terlihat jelas. Itulah 3 langkah yang perlu diperhatikan dalam pembuatan batik. Dalam seni budaya kelas 10 terkait batik, tidak hanya berupa materi, melainkan adanya praktek. Sehingga ketiga langkah itu perlu diperhatikan dengan baik agar prakteknya berjalan lancar.

Related posts:

Comments are closed.