Penyebab Penuaan Dini

tips kecantikanPenuaan dini adalah salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh wanita saat ini. Timbulnya berbagai macam kerutan di wajah tentulah akan membuat mereka kurang percaya diri. Terlebih dengan kulit yang mulai tak kencang lagi, tentu akan membuat mereka semakin tidak percaya diri. Area wajah yang biasanya mengalami kerutan adalah bagian mata. Penuaan dini dapat menyebabkan mereka yang menderitanya akan tampak jauh lebih tua dari usia yang sesungguhnya. Biasanya penuaan dini dialami oleh mereka yang berusia sekitar 30 tahun.

Faktor Penyebab Penuaan Dini

Ada berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan penuaan dini. Faktor yang pertama adalah sinar matahari. Sinar matahari sebenarnya sangat penting bagi tubuh, akan tetapi sinar matahari yang baik tersebut berada di jam 7 pagi hingga jam 9 pagi. Sinar matahari yang berbahaya bagi kulit adalah sinar matahari yang berada di jam 10 pagi hingga jam 3 sore. Sebaiknya jika Anda berniat melakukan aktivitas di luar ruangan, sebaiknya Anda menghindari di jam-jam tersebut. Jika pun Anda terpaksa harus keluar di jam tersebut, maka Anda dapat menggunakan baju tertutup untuk melindungi kulit Anda dari sinar matahari tersebut. Sinar matahari yang berlebihan akan membuat kulit Anda menjadi kering dan kemudian akan menyebabkan munculnya kerutan pada kulit.

Faktor yang kedua adalah polusi udara. Polusi udara adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan kulit Anda tampak lebih tua. Hal ini dikarenakan di udara yang kurang sehat akan menghasilkan berbagai macam zat berbahaya yang dapat menyebabkan kulit Anda menjadi kurang sehat. Selain itu, polusi udara dapat menyumbangkan banyak kotoran yang menyumbat pori-pori. Faktor yang ketiga adalah radikal bebas. Faktor yang satu ini adalah salah satu faktor yang menyumbangkan banyak pengaruh pada penuaan dini. Radikal bebas akan menyebabkan kulit Anda menjadi lebih kering dan juga akan menghambat pertumbuhan kologen dalam tubuh. Radikal bebas akan mengoksidasi berbagai macam senyawa yang bermanfaat di dalam tubuh, termasuk kulit. Zat yang dapat mencegah terjadinya reaksi oksidasi di dalam tubuh disebut dengan antioksidan.

Related posts:

Comments are closed.