Sehatkah Jamu Pereda Nyeri Haid?

tips kesehatanSetiap wanita yang telah mendapatkan haid harus mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara merawat kesehatan organ reproduksi miliknya. Hampir semua wanita tahu bahwa haid bisa datang dengan rasa nyeri yang menyertainya. Meskipun tak semua wanita merasakannya, namun bagi yang merasakannya harus mengetahui bagaimana cara untuk mengatasi nyeri haid yang di dapatkannya. Karena tak jarang, nyeri tersebut bisa mengganggu aktivitas hariannya karena rasanya yang sangat sakit dan mengganggu kenyamanan tubuh. Maka dari itu tak jarang pula wanita kemudian mengonsumsi beberapa obat pereda nyeri haid yang banyak di jual di pasaran. Namun karena efeknya yang kurang bagus pada kesehatan rahim, kini para wanita kemudian beralih pada penggunaan jamu pereda nyeri haid yang juga banyak di jual di pasaran.

Namun pertanyaannya adalah bahwa meskipun jamu pereda nyeri haid diklaim terbuat dari bahan herbal atau alami, apakah masih juga aman untuk di konsumsi wanita yang merasakan nyeri pada haidnya? Karena bagaimanapun juga, produk obat yang di jual dalam kemasan biasanya memiliki kandungan pengawet atau bahan lain yang mungkin bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Nah, berikut ini adalah beberapa aturan yang bisa Anda lakukan jika Anda terpaksa mengonsumsi jamu pereda nyeri haid untuk mengatasi nyeri haid yang tak tertahankan.

  • Konsumsi jika perlu

Nyeri haid sebenarnya bisa di atasi dengan cara yang alami yaitu dengan beberapa cara seperti berbaring dengan posisi kaki berada di angkat sedikit kemudian di ganjal dengan menggunakan bantal kecil, atau dengan mengompres bagian perut di bagian bawah dengan botol yang berisi air hangat di sertai dengan teknik pemijatan secara lembut atau yang terakhir dengan cara meminum air putih yang cukup banyak. Sehingga konsumsi jamu hanya di lakukan jika memang perlu saja.

  • Taati aturan pakai

Semua bentuk obat atau jamu yang bentuknya alami sekalipun pasti memiliki aturan pakai saat Anda akan mengonsumsinya, seperti mengonsumsi dengan jumlah dosis dan penggunaan sesuai aturan pakai yang sudah di cantumkan. Kebanyakan jamu pereda nyeri haid mengandung bahan utama kunyit yang bisa di konsumsi maksimal sebanyak 500mg/hari. Jika berlebihan maka bisa menyebabkan pendarahan, kontradiksiĀ  rahim dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

  • Ketahui sebab nyeri

Nyeri haid tidak di rasakan oleh semua wanita pada masa haidnya datang. Jika Anda mengalami nyeri haid maka sebaiknya Anda mengetahui apa penyebabnya terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk konsumsi jamu pereda nyeri haid, karena sangat beresiko jika ternyata penanganan yang di lakukan ternyata salah dan menyebabkan akibat yang lebih fatal.

Related posts:

Comments are closed.