Stimulasi Bayi Sebagai Cara Yang Efektif

Memiliki bayi dengan usia sekitar 3 bulan adalah hal yang tak boleh didiamkan begitu saja. Pasalnya, pada usia 3 bulan ini bayi sedang berada pada periode emasnya sehingga harus sering dirangsang dengan stimulasi bayi 3 bulan. Perangsangan yang tepat akan membuat bayi tumbuh dengan cepat dan juga berkembang dengan begitu hebat.

Untuk melakukan stimulasi pada bayi ini nyatanya tak bisa dilakukan dengan nasal karena ada beberapa hal yang harus diketahui. Melakukan stimulasi ini dapat terbagi menjadi 4 bagian yaitu mulai dari perkembangan sensorik, motoric, kognitif, social serta komunikasi.

Cara Menstimulasi Bayi Dengan Happy

Untuk memberikan stimulasi bayi 3 bulan ini maka Amda sebagai orang tua harus hati-hati jangan sampai salah dalam memberikan rangsangan. Ajaklah bayi Anda untuk berbicara sesering-seringnya. Pasalnya, dengan mengajak berbicara dengan bayi, maka akan menumbuhkan sikap tanggap kepada anak Anda. selain itu, hal ini juga diyakini dapat menumbuhkan tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh bayi.

Selain mengajak berbicara, Anda juga bisa mulai melatih perkembangan motoric bayi dengan cara memberikan mereka ruang untuk bergerak. Ruang ini akan melatih pergerakan mereka sehingga mereka akan cepat untuk tengkurap, duduk, hingga kemudian berjalan. Lakukan hal ini dengan cara jangan terlalu sering menggendong anak Anda. pasalnya, menggendong yang terlalu lama terkadang membuat mereka bayi tak memiliki pergerakan yang bebas.

Anda juga bisa melakukan dan mengajak bayi ke tempat ramai. Hal ini sangat berfungsi untuk perkembangan social mereka. Jangan tutupi diri mereka dengan cara mengisolasikan dengan lingkungan. Namun, perkenalkan dengan masyarakat banyak sehingga bayi Anda tak memiliki sindrom takut saat bertemu dengan masyarakat.

Cara lain yang bisa dilakukan sebagai pemberian stimulasi bayi 3 bulan adalah dengan memberikan mereka mainan. Berikan mainan sederhana seperti sendok, cangkir, atau pun balok yang lembut yang tak membahayakan mereka. Hal ini tak hanya akan merangsang motoriknya saja namun, juga memberikan rangsangan berupa kognitif pada sang anak. Sehingga kini, cari metode stimulasi yang paling tepat agar perkembangan anak tidak terhambat.

Related posts:

Comments are closed.